Dahulu itu
hanya secarik kertas kosong tanpa noda di dalamnya, dua tahun lalu aku
menuliskan mimpi-mimpiku yang tergambar saat itu. Mimpi yang tergambar dalam
benak yang masih menjadi angan –angan dalam hidup. Tentang apa saja yang ingin ku
capai lima tahun ke depan.
Desember
tahun ini usia ku genap 20 tahun, secarik kertas yang dulu ku tulis berisi
mimpi-mimpi itu telah tercoret sebagian menandakan telah tercapainya satu
persatu impianku itu. Memang masih banyak yang belum tercapai, itu bukan
masalah buat ku.
Dalam dua tahun kebelakang aku banyak belajar memaknai hidup ini, banyak hal yang terjadi saat aku mulai lulus sekolah. Yup,mencari kerja adalah hal pertama yang harus ku rasakan setelah merasa tenang dimana masa-masa ujian, membuat laporan dan sidang telah selesai dilalui. Saat itu aku mulai berjuang sendiri lagi dari awal untuk memulai meniti karirku untuk membangun kehudapan ku. Apply Job sana sini aku lalui dengan penuh pengharapan, sampai pernah keteteran karena panggilan kerja yang waktunya bersamaan hehehe. Hingga akhirnya aku berhasil bekerja di suatu perusahaan asing.
Menyesuaikan diri dengan kondisi kerja memang tidak terlalu sulit bagiku karena sebelumnya telah menjalani masa magang di suatu perusahaan sehingga diri ini tidak terlalu kaget. Dan saat itu aku jadi orang termuda di departement ku, karena paling muda kadang dianggap bocah, tapi itu semua aku balas dengan santai. Dan impian untuk kerja sambil melanjutkan pendidikanku Alhamdulillah bisa tercapai.
Berdamai dengan dengan idealisme terhadap kenyataan itu yang harus aku rasakan setelah lulus sekolah, target hidup itu memang harus ada tapi dikala itu tidak tercapai dan perasaan kecewa itu muncul, ada perasaan tidak bisa menerima keadaan mulai menyelimuti fikiran ini. Tetapi setelah di fikirkan lebih dalam hal itu memang harus terjadi, dimana apa yang aku mau tidak selamanya harus terwujud dan Tuhan lebih tau apa yang dibutuhkan oleh hambaNya.
Belajar bersikap dewasa itu tidak mudah, pada kenyataannya hal itu harus terus dilakukan sampai sekarang. Karena bersikap dewasa itu harus melihat setiap hal yang terjadi dari berbagai sisi sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat untuk diri sendiri dan orang lain. Hal itu butuh waktu dan harus diupayakan. Menjadi dewasa bukan berati harus menjadi orang tua yang membosankan, karena dewasa itu harus bisa menempatkan diri di berbagai kondisi. Tahu kapan harus bercanda santai dan harus serius. Banyak orang bilang sih “tertawalah kamu seperti anak kecil dan berfikirlah kamu seperti orang dewasa”.
Sekarang ini aku merasa sangat bersyukur karena aku bisa membaca secarik kertas yang dulu ku tulis harapan itu, karena sebagian besar hal yang kutulis untuk sampai usia 20 tahun telah tercoret. Banyak hal yang harus ku lakukan di usia ini, karena secarik kertas itu masih ada hal tertulis untuk tahun-tahun berikutnya agar ku raih. Harus lebih banyak berdoa dan berusaha, hingga ingin buat Tuhan percaya bahwa aku pantas mendapatkannya.
Sampai
disini dulu postingan ku kali ini, semoga impian yang kita miliki dapat
terwujud. Salam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar